Minuman satu ini merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat terkenal dari Banjarnegara, Jawa tengah. Namanya ialah Dawet Ayu.
Apakah Dawet Ayu itu?
Dawet Ayu ialah minuman jenis dawet khas dari Banjarnegara, Jawa tengah. Minuman satu ini sangat menyegarkan dan sangat cocok bila di nikmati ketika cuaca panas. Dawet Ayu ini tidak hanya terkenal di Banjarnegara, namun juga telah menyebar ke banyak sekali tempat di indonesia.
Keunikan dari Dawet Ayu ini tidak hanya dari rasanya namun juga dari namanya, yang menciptakan orang banyak yang ingin tau dan ingin mencoba mencicipinya. Konon katanya, dawet ini dikenal dengan “Dawet Ayu” alasannya ialah pada jaman dahulu ada seorang penjual dawet yang sangat cantik. Sehingga banyak orang yang menyebut dawet tersebut dengan sebutan Dawet Ayu. Namun nama Dawet Ayu mulai terkenal alasannya ialah lagu yang diciptakan oleh seniman dari Banjarnegara yang berjudul
“Dawet Ayu Banjarnegara”. Lagu ini kemudian dipopulerkan oleh grup lawak yang terkenal dari banyumas berjulukan Peang Penjol. Sehingga Dawet Ayu mulai dikenal oleh masyarakat luas.
“Dawet Ayu Banjarnegara”. Lagu ini kemudian dipopulerkan oleh grup lawak yang terkenal dari banyumas berjulukan Peang Penjol. Sehingga Dawet Ayu mulai dikenal oleh masyarakat luas.
Dawet Ayu ini sekilas hampir sama dengan Dawet jepara, tapi yang membedakan ialah materi baku yang digunakan. Apabila dawet jepara memakai sagu aren, namun Dawet Ayu memakai tepung beras dan tepung beras ketan, sehingga mempunyai rasa dawet yang sedikit berbeda.
Dalam proses pembuatannya, tepung beras dan tepung beras ketan di campurkan dengan air sampai merata. Lalu masak air bersama dengan perasan daun suji, garam dan air kapur sampai mendidih. Kemudian gabungan tepung tadi dimasukan ke dalam air yang mendidih tersebut. Lalu dimasak dan diaduk sampai masak dan kental. Setelah kental, gabungan itu diangkat dan disaring dengan saringan khusus sambil di tekan – tekan biar terbentuk dawetnya. Kemudian masukan ke dalam wadah berisi air matang dan es kerikil biar mengeras. Setelah mengeras kemudian saring kembali dan cendol siap disajikan.
Dawet Ayu ini biasanya disajikan ke dalam gelas atau mangkuk. Dalam proses penyajiannya, dawet yang sudah jadi dituangkan ke dalam gelas, kemudian disiram dengan air gula merah dan santan. Untuk menambah rasa, banyak penjual yang mulai memakai materi menyerupai nangka, durian atau buah lainya sesuai dengan selera pembelinya. Namun tidak sedikit juga yang masih mempertahankan keaslian dari Dawet Ayu ini.
![]() |
| Gambar : Dawet Ayu |
Dawet Ayu ini sangat gampang kita temukan di tempat Banjarnegara dan sekitarnya. Banyak penjual yang memakai gerobak keliling atau warung pinggir jalan. Penjual Dawet Ayu sangat gampang kita kenali, setiap gerobak penjual Dawet Ayu biasanya selalu memasang icon gambar Semar dan gareng (tokoh pewayangan) yang selalu menjadi ciri khas dari penjual Dawet Ayu ini. Bagi anda yang berkunjung ke Banjarnegara, Jawa tengah, tentu kurang lengkap rasanya bila belum menikmati minuman tradisional satu ini.
Nah cukup sekian pengenalan wacana “Dawet Ayu Minuman Tradisional dari Banjarnegara, Jawa tengah”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang kuliner tradisional dari Jawa tengah.
CINTAI DAN LESTARIKAN KULINER TRADISIONAL DI INDONESIA!


Komentar
Posting Komentar