Makanan satu ini merupakan kuliner tradisional yang populer dan dijadikan salah satu icon masakan di Yogyakarta. Namanya yaitu Gudeg Nangka.
Apakah Gudeg Nangka itu?
Gudeg Nangka yaitu kuliner tradisional terbuat dari materi dasar nangka muda yang dimasak selama beberapa jam bersama dengan gula merah dan santan. Makanan ini merupakan salah satu kuliner tradisional dari Yogyakarta. Di sana gudeg sangat populer dan banyak penjual yang menjajakan kuliner tradisional satu ini, sehingga Yogyakarta disebut juga dengan “Kota Gudeg”.
Gudeg Nangka ini terbuat dari materi dasar nangka muda. Nangka muda ini di pilih alasannya bila dimasak tidak terlalu lembek menyerupai buah nangka yang matang. Dalam proses pembuatannya, daging buah nangka muda di potong – potong kecil, kemudian di masak bersama dengan gula merah, santan dan bumbu khusus lainnya. Untuk memasak gudeng ini membutuhkan waktu beberapa jam, hingga nangka muda tersebut empuk dan bumbunya meresap.
Di sebagian penjual gudeg ini masih ada yang memasaknya memakai cara tradisional, yaitu dimasak memakai “kuali” yang terbuat dari tanah liat. Menurut mereka memasak memakai cara ini dapat memperlihatkan cita rasa yang berbeda dan menciptakan tekstur Gudeg Nangka ini menjadi empuk dan legit. Namun memasak meggunakan cara ini membutuhkan waktu yang lebih lama, alasannya bentuk kuali yang tebal. Untuk memasak memakai kuali ini biasanya di masak memakai kayu bakar, alasannya dianggap lebih hemat dan gampang dicari.
Dalam penyajiannya, Gudeg Nangka ini biasanya disajikan bersama nasi, ayam goreng, telur rebus, tahu dan tempe. Tidak lupa sajian tambahan yang sangat khas yaitu sambel goreng krecek. Rasa cantik dari Gudeg Nangka yang di padukan dengan rasa gurih dari sajian tambahan ini memperlihatkan rasa yang sangat pas di lidah. Selain itu rasa gurih dan sedikit pedas dari sambel goreng krecek, memperlihatkan cita rasa yang khas pada sajian Gudeg Nangka ini.
Gudeg Nangka ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Gudeg basah dan Gudeg kering. Jenis gudeg ini hampir sama, namun yang membedakan yaitu yang berkuah atau yang tidak berkuah. Di Yogyakarta Gudeg Nangka ini awalnya merupakan gudeg basah, namun seiring dengan minat wisatawan yang ingin menyebabkan gudeg ini sebagai oleh – oleh maka muncul lah wangsit dengan menciptakan gudeg kering ini. Sifatnya yang kering, menciptakan Gudeg Nangka ini lebih tahan usang dan sangat cocok untuk dijadikan oleh – oleh.
![]() |
| Gambar : Gudeg Nangka |
Gudeg Nangka ini sangat gampang kita temukan di Yogyakarta. Salah satu pusat penjualan gudeg yaitu di kawasan Wijilan, tempatnya tidak terlalu jauh dari kraton Yogyakarta. Disana banyak warung makan yang menjajakan Gudeg Nangka ini. Bagi anda yang berkunjung ke Yogyakarta tentu kurang lengkap bila belum menikmati atau membawa pulang kuliner tradisional satu ini.
Cukup sekian pengenalan perihal “Gudeg Nangka Makanan Tradisional dari Yogyakarta”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda perihal kuliner tradisional di indonesia.
CINTAI DAN LESTARIKAN KULINER TRADISIONAL DI INDONESIA !


Komentar
Posting Komentar