Menu satu ini merupakan salah satu warisan masakan tradisional yang sangat khas dari Gunung Kidul, Yogyakarta. Namanya yaitu Sayur Lombok Ijo.
Apakah Sayur Lombok Ijo itu?
Sayur Lombok Ijo yaitu olahan masakan yang khas dari kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Makanan ini memililki ciri khas kuahnya yang terbuat dari santan dan rasanya yang pedas. Sayur Lombok Ijo ini terbuat dari materi dasar menyerupai santan kelapa, cabe hijau, cabe rawit, kacang panjang, tempe kedelai, dan materi lainnya. Di Gunung Kidul Sayur Lombok Ijo ini sering di sebut dengan “Jangan Lombok Ijo”. Karena rasanya yang khas, kuliner ini telah menjadi salah satu makan tradisional khas dari Gunung Kidul, Yogyakarta.
Sayur Lombok Ijo ini sudah ada semenjak jaman dahulu kala sebagai salah satu warisan nenek moyang. Bagi masyarakat Gunung Kidul selain untuk dijadikan hidangan sehari – hari, Sayur Lombok Ijo ini juga sering disajikan untuk acara Sambatan atau Gotong royong. Selain rasanya yang lezat, kuliner ini juga di percaya sanggup menambah nafsu makan dan menambah tenaga dikala akan bekerja. Selain itu kuliner ini juga sering disajikan dalam program besar menyerupai perkawinan, khitan dan lain – lain. Karena rasanya yang khas, kuliner ini cocok di gunakan untuk menjamu tamu atau keluarga dari luar daerah, sehingga tidak jarang kuliner ini sangat diminati dan menciptakan ketagihan.
Dalam proses pembuatannya, cabe dan bumbu khusus yang dihaluskan ditumis sampai harum dan layu cabainya. Setelah itu masukan tempe dan kacang panjang yang sudah di potong kecil dan di aduk sebentar. Untuk menambah aroma, dimasukan daun salam dan juga lengkuas. Kemudian tuangkan air santan kelapa dan masukan garam, gula dan penyedap rasa secukupnya, kemudian masak sampai matang. Dalam penyajiannya, Sayur Lombok Ijo ini disajikan untuk menemani menyantap nasi hangat, sambal dan lauk pauk lainnya. Beberapa warung makan Sego abang (nasi merah) di Gunung Kidul, hidangan Sayur Lombok Ijo ini sering di sandingkan sebagai hidangan wajib untuk menyantap Sego abang.
Yang menjadi keistimewaan Sayur Lombok Ijo ini yaitu perpaduan rasa gurih dan pedas yang pas pada kuahnya. Selain itu materi pemanis menyerupai kacang panjang yang dimasak tidak terlalu matang sehingga meninggalkan rasa krenyes dan empuk pada kacang panjangnya. Dan tempe kedelai yang dipakai biasanya yaitu tempe pilihan yang dibentuk dengan cara tradisional, yaitu dibungkus dengan daun pisang atau daun jati. Tempe yang dibentuk dengan cara tradisioal ini biasanya lebih empuk dan teksturnya tidak terlalu padat menyerupai tempe yang di bungkus dengan plastic, sehingga memperlihatkan cita rasa tersendiri dikala kita menyantapnya.
![]() |
| Gambar : Sayur Lombok Ijo |
Sayur Lombok Ijo ini sangat gampang kita temukan di Gunung Kidul, Yogyakarta. Disana banyak warung makan yang menyajikan hidangan satu ini. Selain itu kita juga sanggup menemukannya di warung sego abang (nasi merah) yang ada di Gunung Kidul, Sayur Lombok Ijo ini biasanya disajikan sebagai hidangan wajib untuk menemani menyantap sego abang. Nah bagi anda yang berkunjung ke Gunung Kidul, Yogyakarta. Sayur Lombok Ijo ini sanggup menjadi pilihan masakan yang wajib untuk di coba.
Cukup sekian pengenalan ihwal “Sayur Lombok Ijo Makanan Khas dari Gunung Kidul, Yogyakarta”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda ihwal kuliner tradisional di Indonesia.
YUK CINTAI DAN LESTARIKAN KULINER TRADISIONAL DI INDONESIA !


Komentar
Posting Komentar