Jenis nasi yang satu ini berbeda dengan nasi pada umumnya dan merupakan salah satu kuliner khas dari Gunung Kidul, Yogyakarta. Namanya ialah Sego Abang.
Apakah Sego Abang itu?
Sego Abang atau Nasi merah ialah kuliner jenis nasi berwarna merah yang diproduksi dari hasil pertaninan ladang tadah hujan. Nasi merah ini mempunyai ciri khas warna merahnya yang alami dan mempunyai rasa yang sangat khas bila sudah dimasak. Sego Abang ini banyak kita temukan didaerah Gunung Kidul, Yogyakarta. Karena rasanya yang unik, Sego Abang ini sangat diminati oleh masyarakat atau para wisatawan yang tiba kesana, sehingga dijadikan salah satu kuliner khas di sana.
Jenis padi merah ini sanggup tumbuh subur di kawasan pertanian ladang tadah hujan, salah satunya di kawasan Gunung Kidul. Daerah Gunung Kidul yang mempunyai curah hujan yang rendah dan mempunyai jenis tanah berbatu, mengakibatkan hanya padi tadah hujan lah yang sanggup tumbuh subur di kawasan ini. Jenis padi tadah hujan yang sanggup menghasilkan padi berwarna merah ini diantaranya jenis padi Gogo, Segren, atau Mendel. Untuk penanaman dan umur tanamnya hampir sama dengan padi pada umumnya, tetapi produktivitasnya lebih rendah dibanding padi pada umumnya, sehingga harga jualnya pun lebih tinggi.
Untuk menjaga kualitasnya, biasanya pada proses panen padi, pengolahan beras, dan memasaknya masih dilakukan dengan memakai cara tradisional. Pada proses panen, biasanya dilakukan dengan memakai Ani – ani, yaitu alat yang dipakai untuk memanen dengan cara memotong batang padi secara per helai. Hal ini dilakukan supaya padi yang dipanen tidak gampang rontok atau jatuh ke tanah. Untuk mengakibatkan beras, biasanya dilakukan dengan cara ditumbuk.
Dalam proses memasaknya pun dilakukan dengan cara tradisional, Biasanaya Sego Abang ini dimasak dengan memakai Tungku yang terbuat dari tanah liat dan mengunakan kayu bakar. Pertama beras merah diaru terlebih dahulu, kemudian ditanak memakai kukusan yang terbuat dari ayaman bambu. Dengan memasak memakai cara ini akan menghasilkan rasa nasi yang lebih gurih dan lunak, namun tidak terlalu lembek.
Sego Abang ini biasanya disajikan bersama dengan sajian “Sayur Lombok Ijo”. Sayur Lombok ijo sendiri merupakan masakan sayur berkuah santan yang di dalamnya terdapat potongan cabe hijau, tempe kedelai dan kacang panjang. Selain itu juga ada sajian suplemen seperti daging sapi bacem/ goring, tebang bacem/ goring, ikan wader goreng dan urap trancam. Perpaduan rasa dari sajian - sajian tersebut tentunya sangat cocok untuk menemani menyantap Sego Abang. Selain rasanya yang khas, Sego Abang ini juga kabarnya kaya akan serat sehingga baik untuk di konsumsi.
![]() |
| Gambar : Sego Abang |
Sego Abang ini banyak kita temukan di kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta. Disana banyak warung makan Sego Abang dengan ciri khas yang berbeda - beda. Selain pada penyajian menu, sebagian warung Sego Abang yang terkenal, juga menciptakan suasana warung makan mereka dengan nuansa pedesaan, lengkap dengan suguhan pemandangan alamnya. Sehingga selain sanggup menikmati sajian Sego Abang tersebut, pengunjung juga sanggup sambil menikmati pemandangan alam Gunung Kidul. Bagi anda yang berkunjung ke Gunung Kidul, Sego Abang ini sanggup menjadi pilihan sempurna bagi anda, untuk menikmati masakan khas Gunung Kidul, Yogyakarta.
Cukup sekian pengenalan perihal “Sego Abang Makanan Khas dari Gunung Kidul, Yogyakarta”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan anda perihal kuliner tradisional di Indonesia.
YUK CINTAI DAN LESTARIKAN KULINER TRADISIONAL DI INDONESIA!


Komentar
Posting Komentar